Kamis, 21 April 2016
Senin, 15 Februari 2016
contoh surat kepada diri sendiri
Kepada : Coach Yono
Di : Spanyol
– Barcelona
Assalamualaikum WR.WB
Hi Yono
! Aku harap kamu dan keluargamu senantiasa selalu sehat dan dalam lindungan
Allah SWT amin..............
Oh ya !
Gimana tentang clubmu FC Barcelona di liga spanyol, aku dengar sekarang FC
Barcelona sudah naik daun dan kalau tidak salah FC Barcelona sudah juara di
liga Chmpions. Aku harap kamu tetap dipercaya sama presiden FC Barcelona dan
juga dapat membawa indonesia ke FIFA WORLD CUP.
Dan
juga, semoga kamu tetap berjaya dalam memegang peran sebagai pelatih sepak bola
yang handal sampai otakmu tidak dapat lagi berfikir untuk membuat taktik yang
bagus untuk club yang kamu pimpin .
Semoga
dengan adanya selembar surat ini kamu dapat termotivasi dengan apa yang akun
katakan kepadamu dan juga tidak lupa salam kepada keluargamu disana.
From : Yono
Kamis, 11 Februari 2016
undang undang pasal 3 sampai 19
Nama : Yono
Tugas :Pramuka
regu : harimau
Pasal 3
Perlindungan anak bertujuan
untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang,
dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat
kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi
terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.
Pasal 4
Setiap anak berhak untuk dapat
hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat
dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi.
Pasal 5
Setiap anak berhak atas suatu nama sebagai identitas diri dan status
kewarganegaraan.
Pasal 6
Setiap anak berhak untuk beribadah menurut agamanya, berpikir, dan
berekspresi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya, dalam bimbingan orang
tua.
Pasal 7
(1)
Setiap anak berhak untuk mengetahui orang tuanya, dibesarkan, dan diasuh oleh
orang tuanya sendiri.
(2) Dalam hal karena suatu sebab orang tuanya tidak dapat menjamin
tumbuh kembang anak, atau anak dalam keadaan terlantar maka anak tersebut
berhak diasuh atau diangkat sebagai anak asuh atau anak angkat oleh orang lain
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 8
Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial
sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial.
Pasal 9
(1) Setiap anak berhak
memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan
tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya.
(2) Selain hak anak sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1), khusus bagi anak yang menyandang cacat juga berhak
memperoleh pendidikan luar biasa, sedangkan bagi anak yang memiliki keunggulan
juga berhak mendapatkan pendidikan khusus.
Pasal 10
Setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima,
mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya
demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan.
Pasal 11
Setiap anak berhak untuk
beristirahat dan memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan anak yang sebaya,
bermain, berekreasi, dan berkreasi sesuai dengan minat, bakat, dan tingkat
kecerdasannya demi pengembangan diri.
Pasal 12
Setiap anak yang menyandang cacat berhak memperoleh rehabilitasi,
bantuan sosial, dan pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial.
Pasal 13
(1) Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak
lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat
perlindungan dari perlakuan: a. diskriminasi; b. eksploitasi, baik ekonomi
maupun seksual; c. penelantaran; d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan; e.
ketidakadilan; dan f. perlakuan salah lainnya.
(2) Dalam hal orang tua, wali
atau pengasuh anak melakukan segala bentuk perlakuan sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1), maka pelaku dikenakan pemberatan hukuman.
Pasal 14
Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali
jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu
adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir.
Pasal 15
Setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari : a.
penyalahgunaan dalam kegiatan politik; b. pelibatan dalam sengketa bersenjata;
c. pelibatan dalam kerusuhan sosial; d. pelibatan dalam peristiwa yang
mengandung unsur kekerasan; dan e. pelibatan dalam peperangan.
Pasal 16
(1) Setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari sasaran
penganiayaan, penyiksaan, atau penjatuhan hukuman yang tidak manusiawi.
(2) Setiap anak berhak untuk memperoleh kebebasan sesuai dengan hukum.
(3) Penangkapan, penahanan, atau tindak pidana penjara anak hanya
dilakukan apabila sesuai dengan hukum yang berlaku dan hanya dapat dilakukan
sebagai upaya terakhir.
Pasal 17
(1)
Setiap anak yang dirampas kebebasannya berhak
untuk : a. mendapatkan perlakuan secara manusiawi dan penempatannya dipisahkan
dari orang dewasa; b. memperoleh bantuan hukum atau bantuan lainnya secara
efektif dalam setiap tahapan upaya hukum yang berlaku; dan c. membela diri dan memperoleh
keadilan di depan pengadilan anak yang objektif dan tidak memihak dalam sidang
(2)
tertutup untuk umum. (2) Setiap anak yang menjadi
korban atau pelaku kekerasan seksual atau yang berhadapan dengan hukum berhak
dirahasiakan.
Pasal
18
Setiap
anak yang menjadi korban atau pelaku tindak pidana berhak mendapatkan bantuan
hukum dan bantuan lainnya.
Pasal
19
Setiap
anak berkewajiban untuk : a. menghormati orang tua, wali, dan guru; b.
mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi teman; c. mencintai tanah air,
bangsa, dan negara; d. menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya; dan e.
melaksanakan etika dan akhlak yang mulia.
Minggu, 06 Desember 2015
kisah umar bin khattab
Kisah umar bin khattab
Dikisahkan
pada saat bulan ramadhan Umar mengajak pembantu keliling kota, dan Umar melihat
semua rumah sudah tertutup rapi, tetapi Umar melihat ada suatu rumah yang pintunya terbuka dan Umar
mendengar jeritan anak yang menangis. Umar tidak tahu apa yang menyebabkan
anak tersebut menangis. Dan akhirnya Umar menghampiri rumah tersebut ternyata
anak yang menangis itu karena kelaparan dan Umar juga melihat ibunya lagi
memasak. Dan tanpa sepengetahuan anaknya ternyata ibunya memasak batu. Dan saat
itu juga sang ibu berkata sendiri “seandainya disini ada khalifah mungkin saya
tidak akan masak batu agar anak saya tidak menangis”. Mendengar perkataan ibu
tersebut Umar langsung tersentuh hatinya dan merasa bersalah karena beliau
tidak mengurus satu keluarga yang ternyata dia dalam kesusahan. Dan seketika itu Umar dan pembantunyapun pulang untuk mengambil gandum kerumahnya. Dan kisah itu
menggambarkan spiritual seorang pimimpin.
Oleh:moh. Imron
Minggu, 29 November 2015
cerita hikmah
cerita akhlak kelas VIII perempuan
setelah bel bunyi tanda istirahat
telah terakhir bertanda dan semua anak anak pergi untuk berwudhu’
lalu Rika dan Putri datang dan Rika menyuruh Putri untuk mengambil
wudhu’ telebih dahulu dan Punripun berwudhu’ ketika rpka memunggu putri yang
sedang berwudhu’ lalu datang dela dan rika bilang bahwa dela harus
mengantri terlebih dahulu dan mereka berdua menunggu petri bersama sama lalu
tidak lama kemudian tanti dan nurul datang kemudian dela bilang bahwa kalau
berpakaian itu harus bersih dan rapih dan setelah mereka semua selesai
berwudhu’ tiba tiba dila datang dan dia akan berkencing dan dela berpesan bahwa
kalau dia akan berkencing dia harus jonggok agar bajunya tidak najis laluyani
dan susi bertany akepada mereka bagaimana cara keluar pagar dengan baik dan
benar dsm mereka menjawab kalau kalian akan keluar area sekolah maka kalian
hatur azin dan minta syurat izin keluar area sekolah setelah itu mereka pergi
kemasjid bersama sama dan mengucapkan salam lalu duduk dan diam
cerita hikmah
cerita aklak IX laki
laki
Suatu pagi bel berbunyi dan murid murid masuk ke kelasnya masing masing dan
ternyata gurunya telah ada dikelasnya terlebih dahulu dam anak anak itu ada
yang nakal dan adang tidak nakal dan anak yang tidak nakal itu setelah bertemu
dengan gurunya dia langsung bersalaman sedangkan yang nakal itu tanpa
bersalaman dia langsung masuk dan duduk pada tempatnya masing masing dan
gurunya bilang bahwa saat itu juga dia akan mengadakan ulangan bab 3
dan selanjutnya
gurunya membahas tentang pelajaran akhlak dan gurunya menyuruh untuk membuka
buku LKSnya ketika bukunya disuruh untuk dikumpulkan ternyata anak yang nakal
itu mendapatkan nilai ang rendah sedanhkan anak yang tidak nakal itu
mendapatkan nilai yang lebih besar daripada anak yang nakal itu
Dan setelan istirahat
anak yang nakal itu makan itu tidak menggunakan adap makan yang baik oleh
karena itu anak itu mendapatkan balasan yang telah diperbuatnya
cerita hikmah
CERITA AKHLAK KELAS IX PEREMPUAN
Pada suatu hari disebuah sekolah ada 2 murid yang sedang mengerjakan
tugasnya yang seruh untuk membuat karya dan salah satu bahan yang digunakannya
itu ialah lem dan setelah itu ada salah satu temannya yang datang dan
menumpahkan em itu dan temannya minta maaf kepada murud itu dan setelah itu bel
berbunyi dan semua murid masuk ke kelasnya masing masing dan di sebuah kelas
yang dan ada seoarang murid yang tidak sopan kepada gurunya dan ketika teman
temannya bersalaman kepada gurunya dia tidak bersalam kepada gurunya itu dan
ketika belajar dia duduk dengan tidak sopan dan teman temannya bilang kalau ada
gurunya harus duduk dengan sopan dan dia tidak menghiraukan perkataan temannya
itu dan setelah selesai belar teman temannya keluar dan ternyata anak yang
nakal itu tidak bisa berdiri dan ternyata dia duduk kelem yang tumpah tadi dan
teman tamanya bilang itu adalah pelajan bagi murid yang tidak sopan kepada
gurunya
cerita hikmah
cerita akhlak kelas VIII PEREMPUAN
Bel tanda masuk telah berbunyi dan semua murid masuk kekelasnya masing masing dan disuatu kelas gurunya datang dan semua muridnya bersalaman kepada gurunya dan setelah diabsen ada beberapa murid yang tidak masuk lalu gurunya bertanya kemana mereka dan tidak ada satu muridpun yang tahu dimana mereka.
Dan setelah lama
kemudian mereka datang lalu gurunya bertanya kenapa mereka terlambat? Dan
mereka menjawab mereka tadi beli beli dudu diluar dan gurunya menegurnya
agartidak telambat lagi dan kalau mau keluar area sekolah harus izin terlebih
dahulu kepada gurunya
ummu salamah
Ummul Mukminin Ummu Salamah RA
Ummu Salamah RA, Ia dinikahi Rasulullah SAW dalam keadaan
janda.
Suatu ketika ia berkata kepada suaminya, "Aku
pernah mendengar jika seorang menikah kemudian suaminya meninggal dan
istrinya tidak menikah lagi maka istrinya akan masuk surga dan
mendapatkan lelaki yang diinginkannya. maka ia akan masuk surga
"Jika aku meninggal dahulu, menikahlah engkau,'"
Kata Abu Salamah.
Kemudian ia berdoa,
"Ya Allah, apabila saya meninggal nanti, nikahkanlah Ummu Salamah dengan
lelaki yang lebih baik daripada saya
Allah mengabulkan do’a Abu Salamah ini, dan sepeninggalnya ternyata Nabi SAW berkenan untuk menikahi Ummu Salamah.
Allah mengabulkan do’a Abu Salamah ini, dan sepeninggalnya ternyata Nabi SAW berkenan untuk menikahi Ummu Salamah.
Dalam perjalanan hijrah ke Madinah anaknya direbut oleh
kerabat suaminya,
Tinggallah Ummu
Salamah tetapi ia selalu sedih karena jauh dari orang-orang yang dicintainya.
sampai akhirnya salah satu kerabatnya meminta untuk membiarkannya hidup
bersama suaminya, dan permintaan ini disetujui. Ia pun menyusul suaminya
berhijrah ke Madinah.
Ummu Salamah
menunggang unta hanya berdua dengan anaknya. Setelah mereka Sampai. ia berjumpa
dengan Utsman bin Thalhah kemudian bertanya kepadanya, "Mau kemana engkau,
berjalan sendirian?"
"Saya akan
menemui
suamiku?"
"Apakah
tidak ada yang menemanimu?" Utsman setengah tidak percaya, karena madinah
sangat jauh.
Tetapi Utsman
mengambil kendali unta yang ditunggangi Ummu Salamah dan membawanya berjalan
lagi.
Ketika telah sampai di
Quba, Utsman bin Thalhah berkata, "Suamimu berada di sini,"
Utsman membiarkan Ummu
Salamah mengendalikan untanya sendiri, dan ia berjalan kembali.
suami Ummu Salamah
wafat akibat luka parah pada perang Uhud, dan
Setelah menjadi janda,
iapun teringat akan pesan dan juga doa suaminya.
Ketika Nabi SAW
menikahinya Namun demikian ia berkata kepada Nabi SAW, "Wahai Rasulullah,
anak saya banyak, dan saya mempunyai sifat cemburu yang besar. Selain itu,
tidak ada wali yang akan menikahkan saya..!"
Mendengar alasan ini, dengan senyum Nabi SAW bersabda, "Yang menjaga anak-anak adalah Allah SWT,
Mendengar alasan ini, dengan senyum Nabi SAW bersabda, "Yang menjaga anak-anak adalah Allah SWT,
umar bin khattab
Umar bin khattab dan seorang anak yang
nenangis
Pada suatu malam di
bulan ramadhan Umar bin khattab mengajak pembantunya untuk berkeliling kota dan
terlihat sumua rumah yang tampak penghuninya sudah tidur,tetapi ada satu rumah
yang pintunya masih sedikit terbuka dan Umarpun tertarik untuk pergi kerumah tersebut
dan ternyata
ada seorang anak yang
menangis hampir hilang suaranya karena kelelahan dan Umarpun bertanya
apakah anak tersebut sakit? Lalu ibunyapun menjawab dia menangis bukan karena
sakit melainkan karena dia kelaparan dan umar bin khattab melihat si ibu sedang
memasak lalu umarpun bertanya apa yang sedang ibu masak? Dan ternyata ketika
umar melihat yang dimasaknya itu batu lalu umar bertanya kenapa ibu mamasak
batu? Agar anak saya melihat ibunya sedang memasak dan berhenti untuk menangis
Pebantunyapun bertanya
apak engkau tqahu bahwa di madinah ini ada seorang amirul mukminin andai saja
ada maka dia yang akan menolong kami. Mendengar perkataan itu umar langsung
bergegas pergi kerumahnya untuk mengambil sepikul gandum dan dia juga
memikulnya sendiri untuk diberikan kepada rakyat yang kelapara itu.
By : moh. imron
bisikan sitti fatimah
Bisikan rahasia siti fatimah
Sebelum rasulullah
wafat siti fatimah pergi kerumah rasulullah dan pada saat itu nabi sedang dalam
keadaan sakit dan dikelilingi oleh istri istrinya dan setelah nabi
melihat siti fatimah datang maka nabi langsung menyuruhnya untuk duduk di
sampingnya dan tidak lama kemudian nabi membisikkan ketelinga siti fatimah maka
menangislah siti fatimah dan ketika nabi melihatnya menangis maka nabi
membisikkan bisikan yang kedua kepada siti fatimah dan itu membuatnya gembira
dan tertawa
Tidak
lama kemudian siti aisyah bertanya apayang dibisikkan rasulullah hingga
membuatnya gembira dan tertawa, tapi siti fatimah keberatan untuk memberi
tahunya dan tidak setelah nabi wafat siti aisyah bertanya lagi dan siti
fatimahpun memberi tahunya dan dia tertawa kerena dia tidak akan lama berpisah
dengan ayahnya yang akan wafat itu dan dia sedih karena dia melihat rasulullah
yang wafat.
Sabtu, 28 November 2015
abunawas
abu nawas
Abu nawas dikenal sebagai orang yang bijaksana dan pada suatu hari di pergi kesebuah tempat yang sangat banyak orang lalu abu nawas bilang apakah tahu apa yang akan aku sampaikan? Dan orang orang itu bilang secara bersamaan “ tidak “ lalu abu nawas bilang “ya sudah aku malas mau beritahu kalian kalau kalian tidak tahu apa yang akan saya sampaikan dan diapun pulangDan dan orang orang itu merencanakan kalau abu nawas datang maka kita harus bilang tahu dan keesokan harinya dia datang lagi dan berkata seperti sebelumnya dan orang itu bilang tahu dan abu nawas bilang “ ya sudah kalau kalian sudah tahu “ dan abu nawas pulang lagiDan orang orang itu merencanakan untu membuat dua kelonpok yang satu bilang tahu dan yang satunya bilang tidak tahu dan keesokan harinya lagi dia datang dan bertanya lagi dan orang orang itu bilang seperti yang telah direncanakan sebelumnya dan abu nawas bilang yang tahu beri tahu yang tidak tahu dan tugasnya yang tidak tahu bertanya kepada yang tidak tahu dan orang orang itu semakin penasaran dengan apayang akan disampaikan abu nawas
By : ika maningsih
By : ika maningsih
Minggu, 22 November 2015
3 pemuda dalam gua
Pada suatu hari ada tiga pemuda yang lagi berjalan-jalan di padang rumput. Dan tak lama kemudian hujan deras mengguyur badan mereka,tetapi mereka bingung karena mereka tidak menemukan tempat untuk berteduh dan tak lama kemudian mereka melihat sebuah gua yang tidak jauh mereka berada akhirnya mereka memutuskan untuk berteduh di gua tersebut. tanpa mereka sadari tiba tiba batu besar jatuh dari atas gua itu dan akhirnya mulut gua tertutup rapi dengan batu besar itu.Dan mereka mulai kebingungan untuk keluar dari dalam gua itu dan tak lama kemudian hujan mulai reda tetapi batu itu masih tidak dapat disingkirkan dan akhirnya salah satu dari mereka memutuskan untuk berdoa kepada Allah untuk mengadukan amal perbuatannya supaya mereka dapat keluar dari gua tersebut.dan akhirnya orang yang pertama pun berdoa
"ya Allah dulu ada orang yang bekerja kepadaku dan ketika dia akan diberi upah dia tidak mengambilnya lalu dia pergi,dan dengan imbalan itu aku belikan di se ekor kambing dan kambing itu berkembang menjadi banyak dan kemudian orang itu datang untuk mengambil upah tersebut dan akhirnya karena kambing itu masih miliknya maka semua kambing itu saya berikan kepadanya lalu saya bilang ambillah semua kambing-kambing itu.ya Allah jika itu adalah amalku maka aku minta balasan dari amal tersebut.dan akhirnya batu itu bergeser tetapi tidak cukup untuk mereka keluar.
Dan orang yang kedua pun berdoa"setiap malam aku selalu membawakan makanan dan minuman untuk kedua orang tuaku yang sudah tua dan renta tetapi suatu ketika anak dan istriku berteriak kelaparan dan kehausan tetapi aku memilih untuk mementingkan kedua orang tuaku yang makan makanan tersebut dan akhirnya aku membangunkan kedua orang tuaku dan memberikan itu kepadanya dan aku mengerjakan hal itu setiap hari karena aku ingin mendapatkan rahmat darimu maka kalau aku minta imbalan dari itu maka aku akan meminta untuk mengeluarkan kami dari dalam gua ini.
Dan orang yang ketiga juga berdoa"ada seorang wanita yang sangat cantik ingin meminjam uangku dan wanita itu bilang bahwa kalau aku berikan pinjaman kepadanya maka dirinya halal untuk di apakan saja lalu saat ketiak aku hendak ingin tidur dengannya dia berkata" takutlah engkau kepada Allah yang maha kuasa" mendengar perkataan tersebut aku langsung gemetar ketakutan.aku ketakutan karena aku takut akan siksaanmu dan jika ini adalah amal baikku maka aku juga minta imbalan agar batu besar ini dapat tergeser sehingga kami semua dapat keluar dari dalam gua ini.dan dengan seketika batu besar itu menggelinding dengan sendirinya dan mereka pun dapat keluar dati dalam gua tersebut.
by:yono
Senin, 05 Oktober 2015
contoh makalah adab jual beli
ADAB
JUAL BELI
Pembahasan
A.
Adab jual beli
Jual beli merupakan sarana yang sangat
penting bagi seluruh umat manusia yang beragama islam. agama islam adalah agama
yang sempurna yakni sempurna dengan adanya aturan dalam semua hal.karena agam
islam adalah agama yang sempurna dalam semua hal, berarti ketika kita ingin
melakukan transaksi jual beli, berarti juga ada aturan-aturan /adab dalam
melakukan transaksi jual beli. Seperti apakah adab/aturan-aturan dalam
transaksi jual beli?
Berikut
beberapa adab/aturan-aturan dalam melakukan transaksi jual beli:
1.tidak boleh menjual barang yang haram[1].
jadi umat islam
dilarang menjual barang yang haram karena hal itu sangat merugikanbagi setiap
orang yang hendak membeli barang itu.barang yang haram itu terbagi menjadi dua
macam diantaranya:
v Haram
karena zatnya.
Barang barang yang sudah di haramkan dalam
alqur’an.
Contoh barang haram dari
zatnya: anjing dan babi.
v Haram karena cara memperolehnya.
Barang yang sebenarnya
halal menjadi haram karena cara memperolehnya yang salah.
Contoh barang yang
haram dari cara memperolehnya:
o
Telur. Telur halal dari segi
zat.tetapi,telur juga bisa haram bila cara memperolehnya yang salah.
2. Ajaran Islam melarang umatnya menjual
sesuatu yang tidak dimiliki [2].
umat
islam dilarang untuk menjual barang yang tidak jelas dari mana asalnya dan hal itu
juga haram hukumnya karena tidak jelas.
berdasarkan
sabda Rasulullah saw:
”Jangan engkau menjual
sesuatu yang tidak engkau miliki” (.H.R.Ahmad
(III/402), Abu Daud (3503), an-Nasa’I (VII/289), at-Tirmidzi (1232) Ibnu Majah
(2187) dari Hakim bin Hizam. Hadits ini terdapat dalam kitab Shahiihul Jaami’
(7206)).[3].
Contohnya:
menjual buah buahan yang ada di perbatasan ladang orang, kita selaku umat islam
kita tidak boleh menjual barang yang tidak jelas.
3.tidak
terlalu banyak mengambil untung[4].
mengapa
kita selaku imat islam dilarang untuk terlalu banyak mengambil keuntungan
karena itu tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya dan itu semua juga
merugikan orang yang hendak membeli barang tersebut.dan apabila sang penjual
terlalu bayak mengambil keuntungan maka itu sama saja dengan pemerasan .
4. tidak
membiasakan bersumpah ketika berdagang[5].
Islam mengajarkan agar pedagang tidak
bersumpah untuk melariskan barang dagangannya dan bersumpah bahwa kualitas
barang dagangannya yang terbaik1.karena sifat itu yang akan membuat
sang pembeli tertarik akan barangnya yang di jual dan sifat itu yang akan terus
menjadi kebiasaan sang penjual untuk selalu melakukan hal yang sama meskipun
sebenarnya barang tang dijual oleh sang penual itu adalah barang yang murni.
5.berbohong
dalam berdagang juga tidak diperbolehkan[6].
Dalam hadits berikut beliau bersabda :
“Sesungguhnya kejujuran akan menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu
akan menghantarkan kepada surga. Seseorang yang berbuat jujur oleh Allah akan
dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya bohong itu akan menunjukkan
kepada kelaliman, dan kelaliman itu akan menghantarkan ke arah neraka.
Seseorang yang terus menerus berbuat bohong akan ditulis oleh Allah sebagai
pembohong.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim )[7] .
karena sifat
itu yang akan membuat keuntungan yang sangat banyak karena dengan berbohong
oarang lain tidak akan mengetahui bahwa barang yang di jual itu adalah barang
yang haram oleh karena itu umat islam dilarang untuk menjual barang yang haram.
6.penjual
harus melebihkan timbangan[8].
(1)وَيْلٌ
لِّلْمُطَفِّفِينَ Celakalah bagi orang-orang yang mengurangi takaran!
(2)الَّذِينَ إِذَا
اكْتَالُواْ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
2. Yang jika
mereka menakar [untuk dirinya] dari orang lain, mereka menakar dengan penuh.
(3)وَإِذَا كَالُوهُمْ
أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
3. Tetapi ketika mereka
menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka menguranginya.[9](QS. SURAH AL-MUTHAFFIFIN)
islam
mengajarkan agar kita jujur karena juur itu adalah sifat yang terpuji maka dari
itu kita selaku umat islam harus mempunyai sifat tersebut. dan ketika sang
penjual menimbang barangnya maka penjual harus menimbang dengan cara yang jujur
karena dengan jujur kita akan mendapat keuntungan yang sama dan tidak akan
merugikan orang lain.
7. pemaaf, mempermudah, dan lemah lembut dalam
berjual beli[10].
seorang
penjualsebaiknya mempunyai sifat tersebut karena hal itu pembeli akan datang
dengan sendirinya karena sang penjual mempunyai sifat yang ramah dan otmatis
semua orang akan menyukai penjual yang ramah .dan oarang akan membeli merasa
nyaman dengan dengan sifatnya dan juga merasa nyaman melakukan tawar menawar
dan itu semua akan tersa sangat menynangkan .
8. tidak
boleh menimbun dan memonopoli barang dagangan tertentu[11].
jadi sang
penjual tidak boleh menopolibarang yang
akan dijual karena dengan hal itu pembeli akan terasa tertekan maka janganlah kita melakukan hal tersebut
jika kita melakukan perdagngan seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW” Tidaklah
seseorang menimbun barang, melainkan pelaku maksiat.” (HR Muslim)[12].
9.tidak
boleh ada pemaksaan transaksi[13].
Islam
mengajarkan dalam jual beli tidak boleh ada unsur pemaksaan karena dengan hal
itu pembeli akan merasa tertekan dan juga akan menyebabkan kerugian baik bagi
penjual maupun pembeli.
A.Kesimpulan
Berdasarkan
penjelasan diatas kita tahu bahwa adab jual beli juga mempunyai aturan di dalam
agama islam yaitu:
Ø
tidak boleh menjual barang yang haram.
Ø
Ajaran
Islam melarang umatnya menjual sesuatu yang tidak dimiliki.
Ø
tidak terlalu banyak mengambil untung.
Ø
berbohong dalam berdagang juga tidak diperbolehkan.
Ø
penjual harus melebihkan timbangan.
Ø
pemaaf, mempermudah, dan lemah lembut dalam berjual
beli.
Ø
tidak boleh menimbun dan memonopoli barang dagangan
tertentu.
Ø
tidak boleh ada pemaksaan transaksi.
Jadi kita selaku umat islam yang
baik ketika kita ingin melakukan transaksi jual beli sudah sepatutnya kita
menaati adab-adab jual beli, seperti yang sudah disebutkan diatas.
B.saran
Kami
menyadari bahwa makalah ini belum
sempurna, maka dari itu kami mengharap
kepada pembaca atas sarannya untuk penyempurnaan makalah ini
selanjutnya.
Daftar
pustaka
v http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
v http://www.jadipintar.com/2014/03/Adab-Dan-Etika-Jual-Beli-Yang-Sesuai-Tuntunan-Islam.html
v http://islamiwiki.blogspot.com/2012/03/bahaya-berbohong-dan-hukumnya-dalam.html#.VOV64P_3jIU
v http://www.al-shia.org/html/id/quran/tafsir/juz30/083.htm
v http://dinarfirst.org/keadilan-kejujuran-dan-adab-jual-beli-dalam-muamalah
[1]
http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[2]
http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[3] http://www.jadipintar.com/2014/03/Adab-Dan-Etika-Jual-Beli-Yang-Sesuai-Tuntunan-Islam.html
[4]
http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[5]
http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[6] http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[7] http://islamiwiki.blogspot.com/2012/03/bahaya-berbohong-dan-hukumnya-dalam.html#.VOV64P_3jIU
[8] http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[9] http://www.al-shia.org/html/id/quran/tafsir/juz30/083.htm
[10] http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[11] http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[12] http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=67345:adab-jual-beli-dalam-islam&catid=159:ekonomi-bisnis-dan-keuangan-syariah&Itemid=197
[13] http://dinarfirst.org/keadilan-kejujuran-dan-adab-jual-beli-dalam-muamalah
Langganan:
Postingan (Atom)



